Thursday, 2 April 2015

Supaya Tidak Stres Pikir Uang, Perhatikan Tips Cerdas Ini

tribunnews.com

Uang NKRI 

MAKASSAR,TRIBUN-TIMUR.COM-Sudah tahu cara mengatur keuangan Anda? jangan sampai Anda stress gegara tidak tahu mengatur finansiaHanya saja seiring perkembangan zaman, istilah dan kategori ketiga kebutuhan tersebut bergeser dan berubah fungsi.

Contoh paling gampang adalah urusan gadget dan alat komunikasi bagi Anda dan anak yang sekarang lebih banyak dikategorikan sebagai kebutuhan primer.

“Perkembangan zaman modern mau tak mau memang membuat pembagian antara kebutuhan dan keinginan menjadi berubah persepsi.

Rumus sederhana adalah jika total penghasilan 100 persen, maka sisipkan 50 sampai 60 persen untuk kebutuhan.

Sisanya adalah 30 persen investasi dan 20 persen baru untuk memenuhi keinginan,” jelas Tuti memberi tips untuk membedakan antara keinginan dan keperluan pada TabloidNova.com.

Rumus ini dianggap proporsional bagi Anda yang sekarang sulit mengatur keuangan rumah tangga maupun pribadi.

Sebanyak 25 sampai 30 persen dari penghasilan bisa langsung dialokasikan menjadi tabungan atau investasi, “Persentase tersebut sebaiknya ditunjang oleh daftar kategori antara kebutuhan dan keinginan yang benar-benar terseleksi secara baik dan tepat,” sarannya. (TabloidNova.com)l. Ada baiknya Anda memerhatikan tips dari Imelda Francisca.

Imelda menjelaskan ketika launching buku keduanya yang berjudul Modern Mom terbitan Gramedia Pustaka Utama, di Toko Buku Kinokuniya, Jakarta, Rabu (18/3/2015).

Salah satu fokus masalah sekarang ini adalah membedakan antara keinginan dan keperluan. Ditegaskan,perempuan modern wajib tahu soal needs (kebutuhan) dan wants (keinginan).

Pasalnya, dua hal ini sangat jauh berbeda namun kerap menimbulkan bias hingga sekarang. Needs secara harfiah adalah apa yang dibutuhkan oleh diri Anda sendiri dan keluarga.

Sementara, wants adalah apa yang diinginkan untuk dimiliki oleh masing-masing keduanya.

Parahnya, seringkali dua hal ini tertukar dan dianggap sebagai satu makna yang sama.

Fakta ini sering terjadi dan menciptakan adanya ketimpangan ekonomi dan keuangan dalam kehidupan. Lantas, bagaimana membedakan antara keinginan dan keperluan ?

“Needs itu misalnya kebutuhan pokok rumah tangga seperti beras, sembako, sabun, tagihan listrik, dan lain-lain.

Wants itu contohnya rumah bertingkat, mobil mewah, laptop, gadget dan lainnya,” papar Tuti, Financial Planner yang turut hadir di acara konferensi pers kemarin.

Tuti pun memaparkan jika pembagian antara kebutuhandan keinginanini mirip seperti tingkatan kebutuhan primer, sekunder dan tersier yang dulu kita pelajari.


HUKUMAN SUKA MINUMAN KERAS

Inilah 'Hukuman dari Tuhan' Buat yang Suka Minuman Keras

INTERNET

IlusSelain kanker pankreas, mengkonsumsi alkohol secara berlebihan juga telah terbukti berhubungan dengan peningkatan resiko terjadinya kanker payudara, kanker usus besar, kanker hati, kanker mulut, kanker kerongkongan atau kanker tenggorokan.


Mengkonsumsi alkohol dalam jumlah sedang atau secukupnya dapat menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah pada orang lanjut usia atau paruh baya.

Berdasarkan American Cancer Society, batas aman mengkonsumi alkohol adalah tidak lebih dari 1 gelas sehari bagi wanita dan 2 gelas sehari bagi pria untuk tetap menjaga kesehatan anda.(pilihdokter.com)trasi kanker pankreas 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sebuah penelitian menemukan bahwa mengkonsumsi alkohol sebanyak tiga gelas atau lebih setiap harinya dapat meningkatkan resiko anda menderita kanker pankreas.

Selain alkohol, merokok, obesitas, usia, adanya anggota keluarga yang menderita kanker pankreas, dan diabetes juga dapat meningkatkan resiko kanker pankreas.

Pankreas merupakan suatu kelenjar yang terletak di perut bagian belakang, tepat di belakang lambung. Pankreas berfungsi untuk memproduksi hormon insulin, glukagon, dan berbagai enzim pencernaan.

Alkohol dimetabolisme sebagian di dalam pankreas dan metabolit awal alkohol ini bersifat racun bagi sel-sel pankreas. Metabolit alkohol ini dapat menyebabkan perubahan pada sel-sel pankreas seperti peradangan (inflamasi) yang dapat menyebabkan terjadinya kanker pankreas.

Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada pankreas dan menyebabkan terjadinya pankreatitis, yaitu inflamasi atau peradangan pada pankreas yang dapat menyebabkan timbulnya nyeri perut hebat dan muntah.

Pankreatitis kronik dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker pankreas.


MASYA ALLAH, SIRSAK UNTUK BUNUH KANKER

Masya Allah, Sirshttp://makassar.tribunnews.com/2015/03/30/masya-allah-sirsak-kalahkan-kemoterapi-untuk-bunuh-kankerak Kalahkan Kemoterapi untuk Bunuh Kanker

MEETDOCTOR.COM

Kanker usus 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sempat marak di beberapa milis lokal menyebutkan bahwa fakta buah sirsak yang memiliki khasiat anti-kanker tengah ditutup-tutupin oleh perusahaan farmasi skala dunia dengan motif profit. Kenyataannya, justru sekarang banyak farmasi yang berlomba-lomba yang tengah meneliti zat yang dimiliki buah sirsak.

Buah sirsak sebenarnya sudah diteliti oleh Health Sciences Institute, AS. Pada tahun 2000 ditemukan bahwa buah yang dalam Spanyol disebut graviola tersebut memiliki kemampuan sebagai pembunuh alami sel kanker, bahkan hingga 10 ribu kali lebih kuat dari kemoterapi yang menggunakan zat kimia.

Sirsak dan Kanker?

Sebuah studi yang dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan yang sudah dipublikasikan dalam the Journal of Natural Products menyatakan bahwa salah satu unsur kimia yang dimiliki buah sirsak bernamaannonaceous acetogenin memiliki kemampuan memilih, membedakan, dan membunuh sel kanker yang berkembang di usus besar.

Di Indonesia sendiri sirsak sudah diaplikasikan herbal secara swadaya oleh masyarakat awam dengan cara merebus 10 helai daun sirsak yang telah hijau tua dengan 3 gelas air (600 cc) hingga dibiarkan hingga tersisa satu gelas air (200 cc). Kemudian diminum setiap hari 1x sehari pada pagi maupun 2x pagi dan sore hari secara rutin selama 4 pekan.

Walau ‘ramuan’ daun sirsak tersebut memberikan dampak sensasi rasa hangat atau panas hingga menimbulkan keringat deras pada tubuh, khasiatnya belum terbukti secara ilmiah, masih terbatas pada pengakuan empiris beberapa pasien.

Bagaimana pun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut yang mendalam mengenai khazanah-khazanah herbal yang banyak berangkat dari kearifan lokal. Tujuannya, tidak lain guna memperkuat basis bukti medis, sehingga pengetahuan medis dan herbal dapat saling melengkapi untuk kebaikan kesehatan masyarakat.(klikdokter.com)


Thursday, 2 October 2014

WHO Larang Penggunaan Rokok Elektrik di Semua Negara

WHO Larang Penggunaan Rokok Elektrik di Semua Negara

detail berita


BADAN kesehatan dunia (WHO) menegaskan bahwa setiap pemerintah di semua negara harus melarang penjualan rokok elektrik. Pasalnya, rokok elektrik sama bahayanya dengan rokok konvensional.

Rokok elektrik memang sengaja dibuat agar perokok dapat menikmati nikotin tanpa asap berlebih. Selain itu, rokok konvensional juga mengandung lebih banyak zat-zat kimia berbahaya.

“Rokok elektrik tetap dapat menimbulkan ancaman serius untuk janin dan tubuh perokok sendiri,” ujar WHO dalam keterangan tertulis, seperti dilansir AgenceFrancePresse, Rabu (27/08/2014).

Lebih lanjut, paparan asap rokok elektrik juga berbahaya bagi anak-anak dan remaja. Bahkan, pengaruh negatifnya bisa langsung ke otak. (Baca: Ini Bahaya Rokok Elektrik bagi Kesehatan)

“Potensi paparan nikotin pada janin dan remaja memberikan konsekuensi jangka panjang untuk perkembangan otak,” imbuhnya

Seperti diketahui, rokok elektrik adalah sejenis rokok yang menggunakan tenaga listrik untuk pembakaran zat-zat didalamnya. Rokok elektrik diciptakan pertama kali oleh seorang farmasis di Tiongkok. Rokok tersebut menjadi sangat sangat populer, terutama dikalangan perokok baru dan mereka yang sedang mencoba untuk mengurangi risiko dari rokok konvensional.

Perangkat ini menjadi sangat populer sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2005. Beberapa negara di Eropa bahkan sempat menyarankan perokok untuk beralih menggunakan rokok elektrik, bersamaan dengan dimulainya pelarangan merokok di ruang publik.
 
http://health.okezone.com/

Awas, Rokok Elektronik Lebih Berbahaya dibanding Rokok Biasa

 Awas, Rokok Elektronik Lebih Berbahaya dibanding Rokok BiasaAwas, Rokok Elektronik Lebih Berbahaya dibanding Rokok Biasa
Rokok elektronik (e-cigarettes) semakin populer, terutama di kalangan remaja. Padahal, rokok ini sebenarnya lebih berbahaya dibanding rokok biasa.
Rokok elektronik adalah peralatan elektronik bertenaga baterai yang dirancang menyerupai rokok dan dipasarkan sebagai alat bantu untuk berhenti merokok. Alat ini memungkinkan penggunanya menikmati uap saripati nikotin.
Menurut studi yang dilakukan oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC), peningkatan jumlah pasien yang keracunan setelah menggunakan rokok elektronik dan nikotin cair terus meningkat.
Dari data pusat pengendalian keracunan di AS pada Februari 2014, terdapat 215 pengaduan telepon terkait rokok elektronik. Padahal, pada September 2010 hanya satu pengaduan.
Yang memprihatinkan adalah, lebih dari separuh aduan melalui telepon yang masuk melibatkan anak-anak berusia kurang dari 5 tahun, 42 persen pada orang berusia 20 tahun. Mereka mengalami keracunan setelah menghisap nikotin cair atau diserap lewat kulit.
Nikotin cair dijual untuk isi ulang rokok elektronik. Tenaga baterai pada rokok tersebut akan mengantarkan nikotin, aroma tertentu, dan zat-zat kimia lainnya.
Karena tingginya konsentrasi nikotin nikotin cair tersebut, maka sedikit saja cairan yang terhirup atau diserap kulit bisa berefek mematikan, terutama pada anak-anak.
"Rokok elektronik semakin populer sehingga jumlah orang yang keracunan kemungkinan akan bertambah. Cairan nikotin yang banyak dijual bisa berbahaya bagi anak-anak, apalagi ada yang dijual dengan aroma buah dan permen sehingga menarik anak-anak," kata Dr Tom Frieden, Direktur CDC.
Rokok biasa sebenarnya juga bisa menimbulkan keracunan pada anak-anak, tetapi kasus itu terjadi karena mereka memakan rokok. Sementara keracunan pada nikotin cair disebabkan karena menelan, menghirup, atau ada cairan yang diserap kulit atau mata.
Pada 70 persen kasus keracunan nikotin cair di AS diketahui terjadi karena anak-anak menelan cairan tersebut. Gejala yang ditimbulkan akibat keracunan itu antara lain muntah-muntah, mual, serta iritasi mata. Jika tidak segera diberikan pertolongan bukan tidak mungkin menyebabkan kematian.(* SERAMBINEWS.COM

Thursday, 18 September 2014

Penyembuhan Dan Deteksi Gejala Penyakit Mioma

Penyembuhan Dan Deteksi Gejala Penyakit Mioma

http://dianayuliawati.blogdetik.com/penyembuhan-dan-deteksi-gejala-penyakit-mioma#more-58
Mioma merupakan salah satu jenis penyakit berbahaya yang banyak menyerang kaum hawa. Bagi anda yang masih asing dengan penyakit yang satu ini, maka penyakit miom ini merupakan salah satu jenis penyakit tumor yang biasanya menyerang organ rahim. Karena hanya wanita yang memiliki rahim, maka sebagian besar penyakit ini terjadi pada wanita. Sama halnya dengan kanker atau jenis tumor lain, miom ini adalah semacam daging abnormal yang tumbuh di sekitar dinding otot rahim. Miom bisa dikatakan sebagai tumor yang jinak. Meskipun tergolong sebagai tumor jinak, namun kehadirannya bisa memicu beberapa resiko kesehatan lain. Gejala Penyakit miom pada tahap awal memang sangat sulit dideteksi sebab sel abnormal yang menjadi cikal bakal miom berbentuk sangat kecil. Penyakit miom baru bisa dideteksi ketika ukuran sel abnormal mulai membesar.
gejala penyakit mioma

Penyebab Utama Penyakit Miom

Miom merupakan tumor jinak yang biasanya memiliki ukuran sebesar buah anggur atau sebesar kacang polong. Hingga saat ini penyebab utama penyakit tumor yang satu ini masih belum diketahui secara pasti. Namun beberapa ahli berpendapat bahwa penyebab utama dari penyakit miom ini adalah karena kerja hormon hormon dalam tubuh wanita seperti hormon estrogen. Setiap hormon memiliki fungsi yang berbeda beda, kinerja hormon ini sangat dipengaruhi oleh kondisi fisik seseorang. Mengingat kondisi fisik setiap wanita berbeda, maka hormon ini akan memberikan efek yang berbeda pula. Produksi hormon estrogen yang besar terutama pada waktu seorang wanita sedang hamil akan meningkatkan resiko terkena miom. Namun jika produksi estrogen berkurang pesat menginjak masa menopause, maka resiko untuk terkena miom juga secara otomatis akan menurun. Secara garis besar ada beberapaGejala Penyakit miom yang bisa dideteksi sejak dini seperti diantaranya adalah:
  1. Penderita miom biasanya akan merasakan perutnya terasa penuh meskipun tidak minum atau makan apapun.
  2. Gejala Miom yang selanjutnya adalah adanya timbunan kenyal mirip lemak di bagian bawah perut dekat dengan rahim.
  3. Gejala ketiga adalah sering mengalami keguguran.
  4. Nyeri di bagian perut meskipun anda sedang tidak mengalami haid merupakan salah satu gejala miom yang harus selalu anda waspadai.
  5. Sering mengalami pendarahan pada saat terjadi menstruasi maupun ketika diluar masa menstruasi.
Jika anda sering mengalami beberapa Gejala Penyakit miom seperti diatas, maka periksakan diri ke dokter segera agar penanganan yang tepat bisa segera dilakukan. Anda juga bisa mulai mengkonsumsi gamat dan spirulina yang sangat baik untuk menghentikan perkembangan sel sel yang abnormal. Kandungan saponin dalam gamat mampu bertindak sebagai antioksidan alami yang berguna untuk menghentikan kanker atau tumor. Kandungan 18 asam amino dalam gamat juga mampu membantu tubuh dalam menyeimbangkan kadar hormon. 

Gigi Berlubang, Risiko Terhadap Penyakit Jantung


Gigi Berlubang, Risiko Terhadap Penyakit Jantung


gigi-berlubang-dan-penyakit-jantung
Penelitian dalam bidang kedokteran gigi menemukan hubungan antara kehilangan gigi dan kesehatan jantung. Sehingga jika anda mengalami kehilangan gigi maka mungkin anda harus memeriksa atau mengontrol kesehatan jantung. Terdapat penelitian atau studi di salah satu jurnal di Amerika Serikat bahwa, terdapat hubungan yang kuat antara hilangnya gigi dan penyakit kardiovaskuler.
Para peneliti menganalisis data dari sejumlah 40.000 orang partisipan yang menjadi subjek dan mengikuti prosedur penelitian dengan rentang usia populasi yang diteliti dari 40 tahun hingga 79 tahun.
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa persentase penyakit jantung ditemukan pada kelompok orang dengan jumlah gigi yang banyak hilang, semakin banyak jumlah gigi yang hilang maka akan semakin tinggi pula persentase penyakit jantung yang terjadi.
Menurut dokter Okoro pemimpin penelitian ini, merokok memiliki hubungan yang kuat dengan kehilangan gigi dan penyakit jantung. Beberapa penelitian yang dilakukan sebelumnya juga menemukan hubungan yang sama antara penyakit jaringan pendukung gigi (penyakit periodontal) dan kehilangan gigi pada peningkatan risiko terjadinya pengapuran pembuluh darah (aterosklerosis) dan serangan jantung.