Thursday, 2 October 2014

WHO Larang Penggunaan Rokok Elektrik di Semua Negara

WHO Larang Penggunaan Rokok Elektrik di Semua Negara

detail berita


BADAN kesehatan dunia (WHO) menegaskan bahwa setiap pemerintah di semua negara harus melarang penjualan rokok elektrik. Pasalnya, rokok elektrik sama bahayanya dengan rokok konvensional.

Rokok elektrik memang sengaja dibuat agar perokok dapat menikmati nikotin tanpa asap berlebih. Selain itu, rokok konvensional juga mengandung lebih banyak zat-zat kimia berbahaya.

“Rokok elektrik tetap dapat menimbulkan ancaman serius untuk janin dan tubuh perokok sendiri,” ujar WHO dalam keterangan tertulis, seperti dilansir AgenceFrancePresse, Rabu (27/08/2014).

Lebih lanjut, paparan asap rokok elektrik juga berbahaya bagi anak-anak dan remaja. Bahkan, pengaruh negatifnya bisa langsung ke otak. (Baca: Ini Bahaya Rokok Elektrik bagi Kesehatan)

“Potensi paparan nikotin pada janin dan remaja memberikan konsekuensi jangka panjang untuk perkembangan otak,” imbuhnya

Seperti diketahui, rokok elektrik adalah sejenis rokok yang menggunakan tenaga listrik untuk pembakaran zat-zat didalamnya. Rokok elektrik diciptakan pertama kali oleh seorang farmasis di Tiongkok. Rokok tersebut menjadi sangat sangat populer, terutama dikalangan perokok baru dan mereka yang sedang mencoba untuk mengurangi risiko dari rokok konvensional.

Perangkat ini menjadi sangat populer sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2005. Beberapa negara di Eropa bahkan sempat menyarankan perokok untuk beralih menggunakan rokok elektrik, bersamaan dengan dimulainya pelarangan merokok di ruang publik.
 
http://health.okezone.com/

Awas, Rokok Elektronik Lebih Berbahaya dibanding Rokok Biasa

 Awas, Rokok Elektronik Lebih Berbahaya dibanding Rokok BiasaAwas, Rokok Elektronik Lebih Berbahaya dibanding Rokok Biasa
Rokok elektronik (e-cigarettes) semakin populer, terutama di kalangan remaja. Padahal, rokok ini sebenarnya lebih berbahaya dibanding rokok biasa.
Rokok elektronik adalah peralatan elektronik bertenaga baterai yang dirancang menyerupai rokok dan dipasarkan sebagai alat bantu untuk berhenti merokok. Alat ini memungkinkan penggunanya menikmati uap saripati nikotin.
Menurut studi yang dilakukan oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC), peningkatan jumlah pasien yang keracunan setelah menggunakan rokok elektronik dan nikotin cair terus meningkat.
Dari data pusat pengendalian keracunan di AS pada Februari 2014, terdapat 215 pengaduan telepon terkait rokok elektronik. Padahal, pada September 2010 hanya satu pengaduan.
Yang memprihatinkan adalah, lebih dari separuh aduan melalui telepon yang masuk melibatkan anak-anak berusia kurang dari 5 tahun, 42 persen pada orang berusia 20 tahun. Mereka mengalami keracunan setelah menghisap nikotin cair atau diserap lewat kulit.
Nikotin cair dijual untuk isi ulang rokok elektronik. Tenaga baterai pada rokok tersebut akan mengantarkan nikotin, aroma tertentu, dan zat-zat kimia lainnya.
Karena tingginya konsentrasi nikotin nikotin cair tersebut, maka sedikit saja cairan yang terhirup atau diserap kulit bisa berefek mematikan, terutama pada anak-anak.
"Rokok elektronik semakin populer sehingga jumlah orang yang keracunan kemungkinan akan bertambah. Cairan nikotin yang banyak dijual bisa berbahaya bagi anak-anak, apalagi ada yang dijual dengan aroma buah dan permen sehingga menarik anak-anak," kata Dr Tom Frieden, Direktur CDC.
Rokok biasa sebenarnya juga bisa menimbulkan keracunan pada anak-anak, tetapi kasus itu terjadi karena mereka memakan rokok. Sementara keracunan pada nikotin cair disebabkan karena menelan, menghirup, atau ada cairan yang diserap kulit atau mata.
Pada 70 persen kasus keracunan nikotin cair di AS diketahui terjadi karena anak-anak menelan cairan tersebut. Gejala yang ditimbulkan akibat keracunan itu antara lain muntah-muntah, mual, serta iritasi mata. Jika tidak segera diberikan pertolongan bukan tidak mungkin menyebabkan kematian.(* SERAMBINEWS.COM

Thursday, 18 September 2014

Penyembuhan Dan Deteksi Gejala Penyakit Mioma

Penyembuhan Dan Deteksi Gejala Penyakit Mioma

http://dianayuliawati.blogdetik.com/penyembuhan-dan-deteksi-gejala-penyakit-mioma#more-58
Mioma merupakan salah satu jenis penyakit berbahaya yang banyak menyerang kaum hawa. Bagi anda yang masih asing dengan penyakit yang satu ini, maka penyakit miom ini merupakan salah satu jenis penyakit tumor yang biasanya menyerang organ rahim. Karena hanya wanita yang memiliki rahim, maka sebagian besar penyakit ini terjadi pada wanita. Sama halnya dengan kanker atau jenis tumor lain, miom ini adalah semacam daging abnormal yang tumbuh di sekitar dinding otot rahim. Miom bisa dikatakan sebagai tumor yang jinak. Meskipun tergolong sebagai tumor jinak, namun kehadirannya bisa memicu beberapa resiko kesehatan lain. Gejala Penyakit miom pada tahap awal memang sangat sulit dideteksi sebab sel abnormal yang menjadi cikal bakal miom berbentuk sangat kecil. Penyakit miom baru bisa dideteksi ketika ukuran sel abnormal mulai membesar.
gejala penyakit mioma

Penyebab Utama Penyakit Miom

Miom merupakan tumor jinak yang biasanya memiliki ukuran sebesar buah anggur atau sebesar kacang polong. Hingga saat ini penyebab utama penyakit tumor yang satu ini masih belum diketahui secara pasti. Namun beberapa ahli berpendapat bahwa penyebab utama dari penyakit miom ini adalah karena kerja hormon hormon dalam tubuh wanita seperti hormon estrogen. Setiap hormon memiliki fungsi yang berbeda beda, kinerja hormon ini sangat dipengaruhi oleh kondisi fisik seseorang. Mengingat kondisi fisik setiap wanita berbeda, maka hormon ini akan memberikan efek yang berbeda pula. Produksi hormon estrogen yang besar terutama pada waktu seorang wanita sedang hamil akan meningkatkan resiko terkena miom. Namun jika produksi estrogen berkurang pesat menginjak masa menopause, maka resiko untuk terkena miom juga secara otomatis akan menurun. Secara garis besar ada beberapaGejala Penyakit miom yang bisa dideteksi sejak dini seperti diantaranya adalah:
  1. Penderita miom biasanya akan merasakan perutnya terasa penuh meskipun tidak minum atau makan apapun.
  2. Gejala Miom yang selanjutnya adalah adanya timbunan kenyal mirip lemak di bagian bawah perut dekat dengan rahim.
  3. Gejala ketiga adalah sering mengalami keguguran.
  4. Nyeri di bagian perut meskipun anda sedang tidak mengalami haid merupakan salah satu gejala miom yang harus selalu anda waspadai.
  5. Sering mengalami pendarahan pada saat terjadi menstruasi maupun ketika diluar masa menstruasi.
Jika anda sering mengalami beberapa Gejala Penyakit miom seperti diatas, maka periksakan diri ke dokter segera agar penanganan yang tepat bisa segera dilakukan. Anda juga bisa mulai mengkonsumsi gamat dan spirulina yang sangat baik untuk menghentikan perkembangan sel sel yang abnormal. Kandungan saponin dalam gamat mampu bertindak sebagai antioksidan alami yang berguna untuk menghentikan kanker atau tumor. Kandungan 18 asam amino dalam gamat juga mampu membantu tubuh dalam menyeimbangkan kadar hormon. 

Gigi Berlubang, Risiko Terhadap Penyakit Jantung


Gigi Berlubang, Risiko Terhadap Penyakit Jantung


gigi-berlubang-dan-penyakit-jantung
Penelitian dalam bidang kedokteran gigi menemukan hubungan antara kehilangan gigi dan kesehatan jantung. Sehingga jika anda mengalami kehilangan gigi maka mungkin anda harus memeriksa atau mengontrol kesehatan jantung. Terdapat penelitian atau studi di salah satu jurnal di Amerika Serikat bahwa, terdapat hubungan yang kuat antara hilangnya gigi dan penyakit kardiovaskuler.
Para peneliti menganalisis data dari sejumlah 40.000 orang partisipan yang menjadi subjek dan mengikuti prosedur penelitian dengan rentang usia populasi yang diteliti dari 40 tahun hingga 79 tahun.
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa persentase penyakit jantung ditemukan pada kelompok orang dengan jumlah gigi yang banyak hilang, semakin banyak jumlah gigi yang hilang maka akan semakin tinggi pula persentase penyakit jantung yang terjadi.
Menurut dokter Okoro pemimpin penelitian ini, merokok memiliki hubungan yang kuat dengan kehilangan gigi dan penyakit jantung. Beberapa penelitian yang dilakukan sebelumnya juga menemukan hubungan yang sama antara penyakit jaringan pendukung gigi (penyakit periodontal) dan kehilangan gigi pada peningkatan risiko terjadinya pengapuran pembuluh darah (aterosklerosis) dan serangan jantung.

Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Apakah untuk mendapatkan gigi dan mulut yang sehat harus mengeluarkan biaya mahal? Tentu saja tidak. Jika Anda pernah membaca artikel mengenai cara mengobati sakit gigi dan mengobati sariawan secara tradisional, tentu anda tahu bahwa banyak bahan-bahan alami yang bisa membuat kita sehat.http://carasehathidup.blogspot.com/2014/03/10-cara-menjaga-kesehatan-gigi-dan-mulut.html
Kesehatan Gigi dan Mulut
Gigi Sehat
Nah, berikut ini saya informasikan mengenai 20 cara menjaga kesehatan gigi dan mulut yang bisa Anda lakukan seperti dilansir Cara Sehat Hidup dari Suara Merdeka.

Hindari kopi, teh dan alkohol berlebihan

Kopi dan teh sebenarnya boleh saja dikonsumsi dan tidak akan merusak kesehatan gigi jika dikonsumsi secukupnya saja. Namun jika berlebihan, bukan hanya kesehatan gigi yang terancam namun juga lambung dan bagian tubuh lainnya. Sementara itu, meminum alkohol berlebihan akan membuat mulut kering dan berbau tidak sedap.

Rajin membersihkan gigi

Jika anda ingin memiliki gigi yang sehat maka hal pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan gigi secara rutin dan benar. Menyikat gigi yang benar minimal dua kali sehari dapat membantu anda menjaga kesehatan gigi dan mulut secara keseluruhan.

Bagaimana cara menyikat gigi yang baik dan benar? Akan saya berikan informasinya di lain kesempatan.

Konsumsi buah-buahan

Buah-buahan mengandung serat serta vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan dan kekuatan gigi. Kandungan serat dalam buah-buahan bertindak sebagai sikat gigi alami yang membersihkan sisa-sisa makanan sekaligus mengusir bakteri di mulut.

Buah-buahan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, jambu biji, stroberi dan buah kiwi juga dapat membantu memperkuat gusi.

Konsumsi sayuran

Seperti buah-buahan, sayuran mengandung serat alami yang mampu membersihkan gigi dari sisa-sisa makanan dan flak. Selain itu, sayuran yang mengandung vitamin A seperti wortel, brokoli dan labu membantu pembentukan lapisan email gigi.

Biji bunga matahari dan biji wijen

Biji buna matahari dapat membantu mencegah bau mulut. Sedangkan biji wijen berguna untuk menghilangkan plak pada gigi. Wijen juga mampu memperkuat tulang dan gigi karena kandungan kalsiumnya.

Susu dan produk olahannya

Susu dikenal sebagai minuman yang mengandung kalsium tinggi, dan hal itu benar adanya. Bahkan bukan cuma susu, semua produk olahannya seperti yogurt dan keju juga mengandung kalsium yang baik untuk menjaga kesehatan dan kekuatan gigi.

Air lemon

Air jeruk lemon mengandung asam sitrat yang mampu membuat gigi tampak leih putih berkilau. Untuk mendapatkan khasiatnya, rajinlah menyikat gigi menggunakan air lemon yang dicampur dengan garam secukupnya.

Flossing

Jika dilakukan dengan benar, flossing dapat membantu anda membersihkan sisa-sisa makanan yang terselip diantara gigi dan gusi. Jadi jangan takut selama hal tersebut dilakukan dengan benar dan oleh ahlinya.

Kebersihan sikat gigi

Menjaga bersihan sikat gigi sebagai alat pembersih gigi juga penting. Ganti sikat gigi minimal 2 bulan sekali dan jauhkan sikat gigi dari toilet.

Produk pemutih gigi

Jika anda ingin memutihkan gigi, tidak ada salahnya mencoba produk pemutih gigi yang sekarang banyak dijual di pasaran. Namun, akan lebih baik jika anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda. Baca juga artikel sebelumnya mengenai cara memutihkan gigi secara alami.

Selain menggunakan cara-cara diatas untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, Anda juga perlu memeriksakan gigi Anda ke dokter minimal 6 bulan sekali. Serta jangan lupa menjaga asupan kalsium harian Anda.

Sunday, 7 September 2014

34 Jenis Makanan Diduga Mengandung Zat Kimia

34 Jenis Makanan Diduga Mengandung Zat Kimia
BPOM melakukan inspeksi mendadak kandungan kimiawi pada makanan yang beredar di Pasar Senen Jakarta, Senin (7/9). Jelang Lebaran, pemerintah melalui BPOM mulai mengintensifkan pengawasan peredaran bahan makanan. Foto: TEMPO/Tony Hartawan
TEMPO.COPurwokerto -- Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas menemukan 34 jenis makanan yang diduga mengandung zat kimia. Menjelang Lebaran, makanan kedaluwarsa dan mengandung zat kimia diduga semakin banyak beredar di pasaran.

"Jumlahnya semakin meningkat sehingga masyarakat harus lebih waspada," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Pengendalian Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Banyumas Ronin Hidayat, Selasa, 7 Agustus 2012.

Ronin mengatakan, selain melakukan pengecekan makanan kedaluwarsa menjelang Lebaran, Dinas juga mengambil contoh makanan yang dicurigai mengandung zat kimia berbahaya. Hasil pantauan selama ini, Dinas telah mengambil 34 jenis makanan yang dicurigai mengandung zat kimia di titik lokasi yang berbeda. Zat kimia berbahaya yang dimaksud adalah Rodhamin B, Formalin, Borax dan Cemaran Mikroba.

Ia menambahkan, Dinas mengambil contoh makanan di sejumlah lokasi berbeda, mulai dari pasar tradisional, toko, minimarket, KUD, hingga di tempat-tempat keramaian lain. Ronin mengatakan, Rodhamin B adalah zat kimia berbahaya yang dicampur di dalam makanan. Efeknya menyebabkan iritasi pada mata dan kulit.

Konsumsi makanan mengandung Rodhamin B dalam waktu lama bisa membuat gangguan fungsi hati. Ciri-ciri makanan ini yang mengandung Rodhamin B berwarna merah cerah dan menarik. Biasanya digunakan dalam bahan makanan ringan, sirup dan kerupuk.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Widayanto, mengatakan, formalin juga sangat berbahaya bagi kesehatan. “Di antaranya menyebabkan rasa terbakar pada tenggorokan, kelainan genetika pada manusia, dan kanker hidung. Jenis makanan mengandung formalin biasa ditemukan di ayam potong bertekstur kencang, mi tidak lengkat dan tidak mudah putus, ikan asin berwarna bersih dan cerah, tahu kenyal namun tidak padat, insang ikan segar berwarna merah tua bukan merah segar,” kata Widayanto mengingatkan bahaya makanan yang berformalin.

Masih menurut Widayanto, formalin bisa membuat makanan tidak rusak sampai tiga hari pada suhu 35 derajat. Dan bertahan lebih dari 15 hari pada lemari es. Karena itu, makanan mengandung formalin sangat berbahaya.

Ia menyebutkan, operasi makanan akan terus dilakukan hingga Lebaran. Selain menemukan makanan kedaluwarsa, Dinas juga menemukan makanan yang tidak ada izin edarnya. “Sebagai tindak lanjut dari penemuan ini, kami langsung meminta kepada pemilik toko agar mengembalikan makanan yang kedaluwarsa. Sementara untuk makanan yang mengandung zat berbahaya, akan diberi peringatan dan tindak lanjut tersendiri,” katanya.

8 Makanan Beracun yang Sering Kita Makan

Minggu, 03 November 2013, 07:59 WIB


Tomat
A+ | Reset | A-
REPUBLIKA.CO.ID, Banyak yang tidak kita ketahui mengenai kandungan yang ada pada makanan yang sering kita makan, padahal banyak sekali makanan yang mempunyai kandungan zat berbahaya bagi tubuh. Yang lebih menarik adalah ternyata banyak sekali makanan yang mengandung racun tetapi sering kita makan. Ini adalah 8 makanan beracun yang sering kita makan:

1. Tomat
Banyak diantara kita yang tidak tahu bahwa tomat ternyata beracun. Walau buah tomatnya sendiri tidak beracun, tetapi daun dan ranting tanaman tomat mengandung glycoalkaloid yang bisa mengakibatkan sakit perut dan gugup.  Daun dan ranting tomat bisa digunakan dalam memasak, tapi tidak bisa dimakan. Glycoalkaloid ini adalah racun yang kuat yang bahkan digunakan untuk mengontrol pes.

2. Apel
Apel sangatlah terkanal sebagai buah yang enak dan sehat tetapi taukah Anda bahwa apel mengandung Cyanide / sianida, walaupun hanya dalam jumlah sedikit. Kandungan sianida ini terdapat di dalam biji apel.  Walaupun memakan semua biji yang ada dalam 1 apel tidak akan mematikan, tetapi adalah sesuatu hal yang harus dijauhi. Karena bila Anda memakannya dalam jumlah tertentu, akan mengakibatkan komplikasi.

3. Cheri
Cheri adalah makanan yang bisa dimakan paling bervariasi. Bisa dimakan mentah, dibakar, dijadikan manisan, bahkan di dalam minuman keras. Walaupun Cheri terkenal enak, buah ini mengandung racun hidrogen sianida. Kalau pip cheri ini terkunyah atau hancur secara tidak sengaja, ia akan mengeluarkan hidrogen sianida. Keracunan hidrogen sianida dalam dosis kecil akan mengakibatkan pusing, kebingungan, dan muntah. 
Keracunan dalam dosis yang besar akan mengakibarkan kesulitan bernafas, kenaikan tekanan darah dan detak jantung, bahkan gagal ginjal yang bisa mengakibatkan koma dan juga kematian karena saluran pernafasan.


4. Almond
Walaupun orang menyebutnya kacang Almond sebenarnya adalah biji-bijian, yang sangat terkenal di dunia. Seperti hal nya Apel, Almond juga mengadung sianida. Almond ini sangat beracun bila tidak diproses di panas yang benar untuk mengeluarkan racun nya. Di banyak negara, Almond ini dilarang dijual sebelum diproses untuk mengeluarkan racun sianida darinya.


5. Kentang 
Pasti semua dari kita sudah pernah mendengar bahkan memakan kentang. Yang belum kita dengar mungkin adalah bahwa kentang ini beracun. Ranting dan daun bahkan kentang nya sendiri beracun.  Kalau Anda pernah perhatikan kentang lebih dekat, kemungkinan besar dari kita pernah melihat kentang yang agak kehijau-hijauan. Ini adalah disebabkan oleh racun glycoalkaloid. Dalam sejarah, kematian akibat kentang ini pernah terjadi walaupun jarang.
Kebanyakan adalah karena meminum teh daun kentang atau memakan kentang yang kehijau-hijauan. Kematian ini tidak datang secara cepat dan mendadak, tetapi bisanya korban nya akan menjadi lemas dan kemudian jatuh koma.  Oleh sebab itu, janganlah mengkonsumsi kentang yang mempunya bulatan seperti bola mata hijau, kulit kehijau-hijauan, atau yang telah berakar.


6. Cabai
Sepertinya tidak ada seorang pun diantara kita yang tidak pernah memakan cabai. Apapun jenis cabai tersebut (cabai rawit, keriting, hijau, dsb) mengandung bahan kimia yang disebut capsaicin. Capsaicin inilah yang bikin cabai itu menjadi pedas.  Kimia ini sangalah keras dimana bisa digunakan untuk menghilangkan cat, bahkan digunakan sebagai pepper spray yang bisa membutakan mata. Bila capsaicin ini dikonsumsi dalam jumlah tertentu, maka akan menyebabkan kematian.


7. Kacang Mede
Seperti halnya almond, kacang mede ini sebenarnya bukanlah kacang melainkan adalah biji-bijian. Pada saat Anda membeli kacang mede yang mentah, sebenarnya kacang tersebut sudahlah tidak mentah tetapi sudah dikukus terlebih dahulu. Ini dikarenakan, kacang ini mengandung racun urushiol yang harus di kukus dulu untuk menghilangkan racun tersebut.  Keracunan kacang mede ini sangat jarang, tetapi orang-orang yang bekerja di pabrik untuk memisahkan kacang mede dari kulitnya kadang mengalami efek samping yang disebabkan oleh racun urushiol.

8. Jamur
Ada sekitar 5000 jenis jamur di Amerika dan sekitar 100 disebut beracun dan kurang dari selusin adalah jamur yang memtikan. Secara umum, jamur bisa mengakibatkan gangguan gas dalam pencernaan usus bagi yang alergi terhadapnya.  Karena banyaknya jenis jamur yang ada di dunia, sangatlah susah untuk mengetahui persis yang mana yang beracun. Pada dasarnya, jamur yang tumbuh secara liar lebih mungkin beracun. Salah satu jenis jamur yang paling beracun adalah Alpha-amanitin, yang dapat merusak liver.
http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/13/11/03/mvmwix-8-makanan-beracun-yang-sering-kita-makan